PROSES PRINT SABLON MANUAL YANG TEPAT

Print sablon kaos merupakan salah satu layanan yang cukup diminati oleh banyak orang. Terutama untuk mereka yang memang ingin memakai kaos dengan desain unik. Atau memang membutuhkan kaos sablon untuk berbagai kebutuhan acara. Misalnya untuk promosi, seragam komunitas, atau untuk kebutuhan lainnya. Salah satu kaos sablon yang terkenal adalah kaos distro. Dimana kaos distro ini dicetak dengan menggunakan sablon terbaik, umumnya menggunakan sablon plastisol. Dan tentunya anda tidak asing dengan yang namanya sablon plastisol bukan? Salah satu jenis sablon manual ini memiliki kelebihan mampu mencetak dot atau raster super kecil dengan hasil prima. Namun perlu diketahui dengan baik juga bahwa harga dari sablon plastisol ini cukup mahal dan tidak bisa kering sendiri.

8 Tahapan Print Sablon Manual Yang Baik

Pada umumnya, metode print sablon manual merupakan ide sederhana. Yakni melapisi desain yang sudah dicetak dengan menggunakan emulsi foto, kemudian dipanaskan dengan menggunakan cahaya lampu. Sehingga lapisan emulsi rontok dan desain pun bisa menempel pada kaos. Namun untuk lebih jelasnya bisa mengetahui tahapan cetak sablon dibawah ini.

  1. Menyiapkan perlengkapan

Hal pertama adalah persiapkan perlengkapan print sablon seperti screen dan frame, rakel, busa, kaca bening, emulsi foto, dan masih banyak lainnya.

  1. Membuat desain

Tentunya ketika print sablon membutuhkan desain untuk dicetak. Oleh sebab itulah anda bisa membuat desain sendiri atau meminta bantuan membuatkan desain. Pastikan untuk membuat desain menggunakan warna hitam. Kemudian desain di print pada kertas transparan memakai printer laser atau inkjet.

  1. Melapisi screen dengan emulsi

Selanjutnya adalah melapisi screen yang sudah disiapkan dengan emulsi foto. Yang sebelumnya dicampur dan diaduk dengan sensitizer. Tuang sedikit emulsi pada screen dan ratakan memakai rakel. Sehingga emulsi bisa lebih luas dari desain. Pastikan emulsi melapisi screen dengan tipis dan merata.

  1. Memanaskan desain dengan lampu

Kemudian letakkan screen dan kertas transparan berisi desain pada bagian screen yang sudah dilapisi emulsi foto. Lalu tempelkan kertas transparan pada screen menggunakan selotip. Arahkan lampu pijar ke arah gambar dan tunggu kira-kira 10 – 15 menit. Setelah itu tarik perlahan kertas transparan tersebut.

  1. Menyiram screen dengan air dingin

Pegang frame dan screen, kemudian semprotkan air dingin menggunakan shower atau selang sampai emulsi foto mengelupas pada bagian desain. Lama kelamaan bentuk desain bisa terlihat jelas. Setelah bentuk terlihat jelas, hentikan penyiraman dan keringkan screen tersebut. Setelah kering lapisi screen yang tidak terkena desain menggunakan selotip.

  1. Memulai proses sablon

Dan selanjutnya proses print sablon dimulai. Pertama-pertama letakkan kaos polos pada bidang datar, kemudian letakkan screen di area yang ingin di sablon. Pada permukaan screen tuangkan sablon secara perlahan dengan arah horizontal dan ratakan satu arah ke bawah dengan rakel. Pastikan tinta melapisi screen dengan merata.

  1. Memanaskan kaos

Jika ingin lebih cepat mengerinkan print sablon dan memastikan tinta menempel dengan baik. Maka bisa memanaskan pada microwave dengan suhu 400 derajat selama 30 detik.

  1. Membersihkan peralatan

Tinta print sablon bisa cepat mengering pada permukaan screen. Sehingga setelah proses menyablon selesai maka segera cuci dan bersihkan screen dengan air. Sehingga nantinya screen ini bisa digunakan kembali.

Nah itulah beberapa tahapan print sablon yang baik dan tepat untuk diketahui dengan baik. Perlu diketahui juga bahwa proses ini membutuhkan kesabaran supaya hasilnya maksimal.